July 14, 2010 fairyteeth No Comments
Bukan! Bukan saya bukan mau ngomongin masalah merawat kulit wajah ataupun kulit tubuh. “Kulit” yang disebut dijudul diatas, maksudnya kulit sepatu. Punya uang berlebih untuk membeli sepatu-sepatu cantik bermerk, tapi gak tau cara merawatnya, ya sama aja bohong. Kulit, disini dimaksud kulit sepatu secara lebih khususnya, beda jenis, beda pula cara menanganinya agar tetap awet dan berharga. Sebab, sepatu itu aset! Hehehe…
Nah, sebelom terlanjur melakukan perawatan yang salah dan malah membahayakan sepatu kesayangan anda, mungkin beberapa tips dibawah ini dapat berguna…
1. Grain Leather
Biasanya terbuat dari kulit sapi. Bila diraba terasa lentur dan teksturnya menyerupai kulit aslinya. Umumnya anda akan merasakan tekstur seperti kulit jeruk. Kulit jenis ini, masih dibagi lagi kebeberapa grade: full-grain, top-grain, corrected grain, yg dibedakan oleh banyaknya proses kimia yang dilakukan sampai mendapatkan hasil akhir. Cara merawatnya:
2. Calfskin/lambskin
Calfskin itu terbuat dari kulit anak sapi, kalau lambskin terbuat dari kulit domba atau kambing. Teksturnya sangat halus, lembut dan tipis.
3. Patent leather
Kulit yang permukaannya dilapisi pewarna atau lapisan yang mengkilapkan.
4. Snakeskin
Terbuat dari kulit ular, jenis yang umum adalah ular phyton atau kobra. Memiliki sisik-sisik halus pada permukaannya, menyebabkan kulit tipe ini agak ringkin dan sulit pemeliharaannya.

5. Suede
Terbuat dari bagian bawah kulit, bisa kulit apa saja, domba, kambing, sapi, babi, rusa atau anak sapi. Bisa juga terbuat dari kulit sapi yang tebal dan dibelah dua. Teksturnya lembut dan sedikit berbulu seperti beludru.

Selain kulit yang telah disebutkan diatas, ada beberapa macam lagi, yaitu:
1. Stingray Leather: Kulit ikan Pari, tidak kaku, memiliki daya tahan yang baik, kuat dan tidak mudah sobek, memiliki tekstur bulat-bulat, dan agak rapat.
2. Ostrich Skin: Kulit burung Unta, diproses hingga agak keras, memiliki motif bulatan-bulatan kecil menonjol yang berjarak.
3. Alligator/Crocodile Skin: Kulit Buaya, teksturnya beragam, mulai dari yang halus dan bermotif kotak-kotak, sampai yg kaku dan keras dan memiliki tonjolan-tonjolan yang tidak merata.
Ketiga kulit diatas memiliki kekuatan lebih, dikarenakan ketebalannya, tapi bukan berarti perawatannya dapat lebih disepelekan, terutama jangan sampai tertekuk atau tersayat.
Apapun kulitnya, ada hal-hal tertentu yang harus kita hindari, seperti:
Nah setelah membaca tips-tips diatas, coba diingat-ingat, sudah tepatkah perawatan sepatu para sisters n brothers selama ini? Jangan sampai sepatu mahal yang kalian miliki rusak cuman karena salah perawatan yaaa… Yuk, yang rajin merawat sepatu-sepatu kita, biar tampak bagus terus dan tidak lekas rusak…
————————————
crossposting dari Shoeshood
calfskin, grain leather, lambskin, merawat kulit, patent leather, snake skin, suede, Tips Uncategorized
Dentist to be. Fashion lovers. Shoes fetish. Social Media Enthusiast. Blogger. Vlogger. Gadget seeker. Geek wanna be Dreamer. Creative thinker. Pink maniac. Book addict. Movie freakers. Coffeeholic. Food junkie. [more]